Pages

Tampilkan postingan dengan label technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label technology. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Maret 2011

robotic genibo



Sejak Sony Aibo, jarang sekali kita melihat robot anjing pintar seperti si Aibo tetapi untungnya sekarang ada Dasarobot Genibo Robot Dog dari Korea.
Genibo Robot Dog versi terbaru mempunyai bentuk mirip seperti si Aibo dan fungsi yang hampir sama dengan Aibo kecuali ada beberapa teknologi yang malah tidak dimiliki si Aibo.
Teknologi yang ada di Genibo antara lain control manager, wireless networking dan CD Program.
Untuk membuatnya benar-benar mirip seperti Genibo bisa berubah menjadi “BT” (Bad mood) apabila sang pemilik tidak pernah memperhatikan mereka.
Intinya si Genibo mirip dengan Aibo tapi berita baiknya harga Genibo sendiri dijual hanya sekitar US$ 1.211 (sekitar 12 jutaan rupiah), bandingkan dengan Aibo yang dijual sekitar 20 jutaan. :-)

Selasa, 22 Februari 2011

Cara membuat robot secara sederhana



Tahap-tahap pembuatan robot

Secara garis besar, tahapan pembuatan robot dapat dilihat pada gambar berikut:

tutorial membuat robot cerdas tahapan pembuatan

Ada tiga tahapan pembuatan robot, yaitu:

1. Perencanaan, meliputi: pemilihan hardware dan design.
2. Pembuatan, meliputi pembuatan mekanik, elektonik, dan program.
3. Uji coba.

1. Tahap perencanan

Dalam tahap ini, kita merencanakan apa yang akan kita buat, sederhananya, kita mau membuat robot yang seperti apa? berguna untuk apa? Hal yang perlu ditentukan dalam tahap ini:

* Dimensi, yaitu panjang, lebar, tinggi, dan perkiraan berat dari robot. Robot KRI berukuran tinggi sektar 1m, sedangkan tinggi robot KRCI sekitar 25 cm.
* Struktur material, apakah dari alumunium, besi, kayu, plastik, dan sebagainya.
* Cara kerja robot, berisi bagian-bagian robot dan fungsi dari bagian-bagian itu. Misalnya lengan, konveyor, lift, power supply.
* Sensor-sensor apa yang akan dipakai robot.
* Mekanisme, bagaimana sistem mekanik agar robot dapat menyelesaikan tugas.
* Metode pengontrolan, yaitu bagaimana robot dapat dikontrol dan digerakkan, mikroprosesor yanga digunakan, dan blok diagram sistem.
* Strategi untuk memenangkan pertandingan, jika memang robot itu akan diikutkan lomba/kontes robot Indonesia/Internasional.

2. Tahap pembuatan

Ada tiga perkerjaan yang harus dilakukan dalam tahap ini, yaitu pembuatan mekanik, elektronik, dan programming. Masing-masing membutuhkan orang dengan spesialisasi yang berbeda-beda, yaitu:

* Spesialis Mekanik, bidang ilmu yang cocok adalah teknik mesin dan teknik industri.
* Spesialis Elektronika, bidang ilmu yang cocok adalah teknik elektro.
* Spesialis Programming, bidang ilmu yang cocok adalah teknik informatika.

Jadi dalam sebuah tim robot, harus ada personil-personil yang memiliki kemampuan tertentu yang saling mengisi. Hal ini diperlukan dalam membentuk Tim Kontes Robot Indonesia (KRI) atau Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI). Bidang ilmu yang saya sebutkan tadi, tidak harus diisi mahasiswa/alumni jurusan atau program studi tersebut, misalnya boleh saja mahasiswa jurusan teknik mesin belajar pemrograman.

Untuk mengikuti lomba KRI/KRCI dibutuhkan sebuah tim yang solid. Tetapi buat Anda yang tertarik membuat robot karena hobby atau ingin belajar, semua bisa dilakukan sendiri, karena Anda tidak terikat dengan waktu atau deadline. Jadi Anda bisa melakukannya dengan lebih santai.

Pembuatan mekanik

Setelah gambaran garis besar bentuk robot dirancang, maka rangka dapat mulai dibuat. Umumnya rangka robot KRI terbuat dari alumunium kotak atau alumunium siku. Satu ruas rangka terhubung satu sama lain dengan keling alumunium. Keling adalah semacam paku alumunium yang berguna untuk menempelkan lembaran logam dengan erat. Rangka robot KRCI lebih variatif, bisa terbuat dari plastik atau besi panjang seperti jeruji.

Pembuatan sistem elektronika

Bagian sistem elektronika dirancang sesuai dengan fungsi yang diinginkan. Misalnya untuk menggerakkan motor DC diperlukan h-brigde, sedangkan untuk menggerakkan relay diperlukan saklar transistor. Sensor-sensor yang akan digunakan dipelajari dan dipahami cara kerjanya, misalnya:

1. Sensor jarak, bisa menggunakan SRF04, GP2D12, atau merakit sendiri modul sensor ultrasonik atau inframerah.
2. Sensor arah, bisa menggunakan sensor kompas CMPS03 atau Dinsmore.
3. Sensor suhu, bisa menggunakan LM35 atau sensor yang lain.
4. Sensor nyala api/panas, bisa menggunakan UVTron atau Thermopile.
5. Sensor line follower / line detector, bisa menggunakan led & photo transistor.

Berikut ini gambar sensor ultrasonik, inframerah, UVTron, dan kompas:

tutorial membuat robot cerdas srf 04tutorial membuat robot cerdas gp2d12kompas CMPS03

Pembuatan sistem elektronika ini meliputi tiga tahap:

* Design PCB, misalnya dengan program Altium DXP.
* Pencetakan PCB, bisa dengan Proboard.
* Perakitan dan pengujian rangkaian elektronika.

tutorial membuat robot cerdas design pcb

Pembuatan Software/Program

Pembuatan software dilakukan setelah alat siap untuk diuji. Software ini ditanamkan (didownload) pada mikrokontroler sehingga robot dapat berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.

tutorial membuat robot cerdas pemrograman

Tahap pembuatan program ini meliputi:

1. Perancangan Algoritma atau alur program
Untuk fungsi yang sederhana, algoritma dapat dibuat langsung pada saat menulis program. Untuk fungsi yang kompleks, algoritma dibuat dengan menggunakan flow chart.
2. Penulisan Program
Penulisan program dalam Bahasa C, Assembly, Basic, atau Bahasa yang paling dikuasai.
3. Compile dan download, yaitu mentransfer program yang kita tulis kepada robot.

3. Uji coba

Setelah kita mendownload program ke mikrokontroler (otak robot) berarti kita siap melakukan tahapan terakhir dalam membuat robot, yaitu uji coba. Untuk KRCI, ujicoba dilakukan pada arena seluas sekitar 4×4 meter dan berbentuk seperti puzzle. Dalam arena KRCI ini diletakkan lilin-lilin yang harus dipadamkan oleh robot cerdas pemadam api. Contoh gambar robot pemadam api Ted Larsorn dan arena Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI).

tutorial membuat robot cerdas contoh robot cerdasarena-lomba-krci

Untuk lomba robot KRI, dibutuhkan ruangan yang lebih besar, yaitu sekitar 15×15 meter. Dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) 2008, masing-masing robot harus meraih target (bola/kubus) yang diletakkan di tempat yang tinggi, jadi sebuah robot harus bisa naik di atas robot yang lain untuk meraih target tersebut (seperti panjat pinang).

arena kri

Final Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) sudah diadakan tanggal 14-15 Juni 2008 di Balairung UI Depo

Robot ular



Snakebot (cnet)
Jakarta - Setelah robot kecoak gesit yang bisa membuat seseorang lari terbirit-birit. Kini hadir robot ular yang bisa melilit di pepohonan layaknya ular betulan.

Robot yang dinamai Snakebot ini dibuat oleh Biorobotics Lab Universitas Carnegie Mellon (CMU), Pittsburgh, Amerika Serikat. Seperti dikutipdetikINET dari Cnet, Minggu (5/9/2010), Snakebot dikatakan mampu melilit dirinya pada tiang, pepohonan maupun berjalan secara vertikal ke dalam pipa.

Snakebot yang berjalan secara meliuk-liuk itu bahkan mampu menggoyangkan buntutnya di atas pohon, melihat sekelilingnya melalui kepala berisi kamera dan yang lebih menakjubkan ia mampu bernyanyi lagu kebangsaan AS 'Star-Spangled Banner' yang membuatnya mendapat julukan 'Paman Sam'.

Robot tersebut rupanya telah digunakan dalam pelatihan bencana dan suatu saat nanti diharapkan dapat melakukan pencarian dan operasi penyelamatan pada kondisi lapangan yang tidak memungkinkan orang memasukinya.

Modular robot tersebut dibangun dari segmen sensor dan aktuator yang membuatnya bisa merubah ukuran panjang dan dengan mudah untuk dirakit ulang.

Peneliti di CMU mencatat bahwa pada percobaan memanjat pohon, Snakebot baru bisa memanjat pada pohon dengan lebar batang tertentu.

"Para peneliti bekerja untuk merancang, membangun dan memprogram robot ini. Namun masih banyak yang harus diperbaiki agar robot ini mampu memanjat pohon yang lebih tinggi dengan berbagai ukuran pohon dan memudahkan navigasi dari cabang dan kabel," ungkap pihak Universitas Carnegie Mellon.
sumber:http://www.detiknet.com/

Senin, 21 Februari 2011

Robot wall-E


introWall-E Robot

This is my Wall-E project that I am currently working on it is 150mm x 150mm x 160 high, it uses a pair of Mattrackshttp://www.litefootatv.com/html/litefoot_in_the_news.htm for motive power and two robosapienV2 hip motors. It will be controlled by a BS2P40 stamp CPU and will have the following functions described below.

I build robots quite prolific but my let down is programing "hopeless but learning" I have a friend athttp://www.robocommunity.com who is programing it for me, From this I hope to learn how this program is put together and eventually program myself. We are in the progress of designing the H-bridge for the motors using the L298 chip, The head is finished apart from his adorable eyebrows which http://www.musclewires.com/shapememoryalloys.shtmlwire or Muscle flex and pan/tilt has been run.

The main reason for building this project was to see if I could use parts from my stock of components that I have lying around my basement and electronics room, The only thing so far that I have had to buy is the Mattracks , uOLED screen and L298 H-bridge ic. Which GWJax is sending me. I was inspired to build this project after seeing a Pixar demo video and thought WOW what a neat bot to build.

I have been in R/C scale and other unorthodox aircraft for over 30yrs and modeling is my passion, so this comes in handy when creating something like Wall-E. I hope you like how it is coming along. I would also like to add that GWJax has been an inspiration to me on the programming side.The main construction of Wall-E is 5mm lite ply, sides,front,back and top, with 2mm balsa cladding on the sides with some 1.5mm ply to form the raised panels. Rivets were made using PVA glue watered down 40% and applied to the required area's with a sharp pointed rod, One dip will give you 3 rivets. The arms were constructed out of 1.5mm ply and balsa, and uses 4 of my Technics air rams back to back, The fingers were modded Technics angle beams covered in 1mm ply for the sides and balsa top and bottom.

The base is constructed out of 5mm Acrylic sheet as this is good for boring holes to mount your fittings. the head H'mmm a real challenge here, I had to draw it out first to get the pear shaped eye right then work from there. The main eye tube was a pair of alloy pill containers which worked out to be the right size for the head. The Blue LEDs x 6, 3 in each eye are mounted on a 5mm acrylic disc and inserted in the tube about 2/3rds down, then another Acrylic disc in front with the ping sonar in each eye.The ping sonar is from TX and RX had to be removed from the board [tricky and an extension lead [screened] run from the board to the Tx and RX in each eye. I was not sure at the time if this would alter the characteristics of the range, but after testing this was unfounded.

The eyes light up at present using a circuit which has a CDS cell and when you switch the lights of the eyes come on, GWJax may code this to work also with some other functions on Wall-E.Wall-E was finished with off the shelf spraykote enamel cans, grey primer, followed by antirust primer, then layered with yellow, rivets applied, then sliver over the rivet area, followed by an airbrushed rust over the rivets. The whole body was then rubbed with scotchbrite pads until the rust and some silver was showing through, then airbrushed with a mix of satin varnish and grey primer to give Wall-E that weathered effect.The head was done in a similar way but with different colors. Phew, I think that's it guys. Check out my web site.
http://robosapienv2-4mem8.page.tl/ Robotic Madness

1. Use my Mattracks as the main drive unit
2. Motor drive gear motors using H bridge controllers
3. Pan/tilt head using Parallax ultra sonic ping
4. 3 GP2D12 IR edge detectors or similar detectors
5. raise and lower the arms as a pair [up and down only]
6. raise and lower the front door
7. [Maybe not sure yet] raise and lower the head
8.Use Parallax ping in both eyes
9. airbrush Wall-E to look authentic as possible.
10. Fit a uOLED in the front panel
11. Use a Parallax emic text to speech chip for wall-e's voice
12. Fit Ultra bright blue LEDs in Wall-E's eyes
13. Make a pair of H bridges for the drive motors
14. solar cell to charge batteries
15. voice changer circuit for Emic text to speech
16. Speaker

Robot honda asimo


Honda mengambil kesempatan dalam pengembangan robot humanoid berkaki dua yang bisa berjalan seperti layaknya manusia. Dilansir dari Honda.com, robot humanoid tersebut berukuran kecil, ringan, dan dinamakan Asimo (Advanced Step in Innovative Mobility.rom), sebuah revolusi robot dalam era baru yakni robot yang memiliki gaya dalam berjalan menyerupai manusia.
Salah satu alasan Honda menciptakan robot Asimo pada beberapa tahun lalu adalah untuk mengembangkan robot yang dapat berjalan sendiri, yang bias menolong manusia sebaik praktek penggunaannya dalam masyarakat. Penelitian dan pengembangan robot Asimo dimulai pada tahun 1996 dengan prototype robot P2, dan pada tahun 1997 dalam format robot P3.
Asimo termasuk prototype dari robot P3, yang dapat berjalan secara halus dan tanpa suara. Dengan tinggi badan Asimo sekitar 120 cm terlihat matanya akan sejajar dengan mata orang dewasa ketika orang dewasa duduk di kursi. Asimo lebih ringan daripada P3, yang lebih tinggi 40 cm dan lebih berat 87 kg dibandingkan Asimo. Dengan berat 43 kg, Asimo dapat mengoperasikan peralatan rumah tangga, meraih tombol pintu, berdansa, dan menjalankan tugas rumah tangga.
Robot Asimo memiliki Advanced Walking Technology yang mampu memperkirakan dan mengontrol pergerakan sesuai dengan arah gravitasi, yang dikombinasikan dengan control berjalan yang sudah ada, yakni teknologi iWalk (intelligent real-time flexible walking). Kombinasi kedua teknologi dapat menghasilkan perubahan arah yang halus, sehingga terlihat natural dan stabil seperti manusia. Pengoperasian robot menggunakan metode Simple Operation To, untuk memperlancar jalannya robot, control berjalan yang fleksibel, dan tombol operasi (dari isyarat gerakan  dan lambaian tangan) yang dapat dioperasikan  dari workstation atau control portable yang dipasang di tangan. Perluasan jarak gerak Asimo dapat dilakukan dengan menambah sudut gerak bahu sekitar 20 derajat dan tinggi siku sekitar 15 derajat horizontal, juga sudut gerak lengan vertical sebesar 105 derajat, yang jauh lebih luas dibandingkan robot P3.
Berikut spesifikasi robot Asimo dari Honda :
  • Berat : 43kg
  • Tinggi : 1,200mm
  • Tebal : 440mm
  • Panjang :  450mm
  • Kecepatan berjalan : 0 – 1.6km/h
  • Derajat kebebasan gerak kepala : 2 derajat
  • Derajat kebebasan gerak lengan : 5 x 2 = 10 derajat
  • Derajat kebebasan gerak tangan: 1 x 2 = 2 derajat
  • Derajat kebebasan gerak kaki: 6 x 2 = 12 derajat
  • Total derajat kebebasan gerak : 26 derajat
  • Penggerak robot : Servomotor + Harmonic Decelerator + Drive ECU
  • Pengontrol : Walking/Operation Control ECU, Wireless Transmission ECU Sensor
  • Sensor kaki :  6-axis
  • Sensor badan : Gyroscope & Deceleration
  • Sumber tenaga : 38.4V/10AH (Ni-MN)
  • Pengoperasian : Work Station & Portable Controller
  • Kelebihan robot Asimo :
    • Kecil dan ringan
    • Walking Technology yang canggih
    • Pergerakan lengan yang luas
    • Desain yang people-friendly
    • Cara pengoperasian yang mudah

robot humanoid



Semakin lama kemajuan teknologi robot semakin pesat perkembangannya. Ditambah lagi dengan ide dan pemikiran kreatif dari penciptanya, tentunya ini akan menambah kreatifitas dan inovasi yang berpengaruh pada robot yang diciptakanya tersebut.
Sesuatu yang luar biasa tampaknya sedang diupayakan dan dikembangkan oleh salah satu perusahaan terkenal Jepang yaitu Toyota. Dan dari informasi yang diperoleh, ternyata Toyota ini telah berhasil menciptakan sebuah robot Humanoid yang dapat melakukan lari seperti halnya manusia.
Robot ini memang sungguh mengesankan. Bayangkan saja, robot ini dapat melakukan lari dengan cepat. Dan setelah diuji coba, ternyata pihak Toyota mengklaim kalau robot yang diciptakannya tersebut mampu berlari lebih dari 7 km per jam. Dengan kata lain, robot Humanoid ini mampu berlari lebih cepat dibanding robot ASIMO. Anda sanggup menjajal kemampuan lari robot humanoid ini? Silahkan saja !